Puisi: Aku, Senja, dan Raja.

Aku dan Senja
Melangkah melewati baja
Menghalau rintang untuk sang raja
Mengayunkan hati nan manja

Mengusik kata penuh jenaka
Membius ruang yang terluka
Mengintip jendela yang terbuka
Menggaruk rasa yang tak suka

Rajaku raja singa
Senang duka tak ada yang mengira
Datangnya adalah sebuah petaka
Perginya adalah sebuah gembira

Senjaku senja gelap
Mengisi relung yang terlelap
Menghias sudut penuh gemerlap
Melindungiku dengan dekap


Komentar